Sejarah Pulau BALI
Bali telah dihuni oleh bangsa Austronesia sekitar tahun 2000 sebelum
Masehi yang bermigrasi dan berasal dari Taiwan melalui Maritime Asia
Tenggara. Budaya dan bahasa dari orang Bali demikian erat kaitannya
dengan orang-orang dari kepulauan Indonesia, Malaysia, Filipina, dan
Oseania. Alat-alat batu yang berasal dari saat itu telah ditemukan di
dekat desa Cekik di sebelah barat pulau Bali.
Pada masa Bali kuno, terdapat sembilan sekte Hindu yaitu Pasupata, Bhairawa, Siwa Shidanta, Waisnawa, Bodha, Brahma, Resi, Sora dan Ganapatya. Setiap sekte menghormati dewa tertentu sebagai Ketuhanan pribadinya. Budaya Bali sangat dipengaruhi oleh budaya India, Cina, dan khususnya Hindu, mulai sekitar abad 1 Masehi. Nama Bali Dwipa ("pulau Bali") telah ditemukan dari berbagai prasasti, termasuk pilar prasasti Blanjong yang ditulis oleh Sri Kesari Warmadewa pada tahun 914 Masehi yang menyebutkan "Walidwipa".
Pada masa itu sistem irigasi Subak yang kompleks sudah dikembangkan untuk menanam padi. Beberapa tradisi keagamaan dan budaya masih ada sampai saat ini dan dapat ditelusuri kembali pada masa itu. Kerajaan Hindu Majapahit (1293-1520 Masehi) di Jawa Timur mendirikan sebuah koloni di Bali pada tahun 1343. Ketika masa kejayaan sudah menurun, ada eksodus besar-besaran dari intelektual, seniman, pendeta, dan musisi dari Jawa ke Bali pada abad ke-15.
Pada masa Bali kuno, terdapat sembilan sekte Hindu yaitu Pasupata, Bhairawa, Siwa Shidanta, Waisnawa, Bodha, Brahma, Resi, Sora dan Ganapatya. Setiap sekte menghormati dewa tertentu sebagai Ketuhanan pribadinya. Budaya Bali sangat dipengaruhi oleh budaya India, Cina, dan khususnya Hindu, mulai sekitar abad 1 Masehi. Nama Bali Dwipa ("pulau Bali") telah ditemukan dari berbagai prasasti, termasuk pilar prasasti Blanjong yang ditulis oleh Sri Kesari Warmadewa pada tahun 914 Masehi yang menyebutkan "Walidwipa".
Pada masa itu sistem irigasi Subak yang kompleks sudah dikembangkan untuk menanam padi. Beberapa tradisi keagamaan dan budaya masih ada sampai saat ini dan dapat ditelusuri kembali pada masa itu. Kerajaan Hindu Majapahit (1293-1520 Masehi) di Jawa Timur mendirikan sebuah koloni di Bali pada tahun 1343. Ketika masa kejayaan sudah menurun, ada eksodus besar-besaran dari intelektual, seniman, pendeta, dan musisi dari Jawa ke Bali pada abad ke-15.


Good. Thanks for your information!
BalasHapusYoii..
Hapusluar biasa
BalasHapusThank you 🙏🏻
HapusMakasih
Hapusthank bro
Hapusdesainan kurang menarik min, coba di perbaiki lagi biar bagus. dan jangan keterangan blognya panjang singkat aja biar menarik. maaf min, sy serasa baca koran.
BalasHapusMaaf bang memang belom selesai 😭🙏🏻
Hapus😥
HapusKeren Banget sejarahnya min....... jadi pengen kebali.......
BalasHapusKira-kira Tiket pesawat dari Amerika Ke bali berapa ya min???
Kampret luu 😭😭
HapusMasak sih hmm🤔
HapusBaru q tau sejarahnya.... thx... ya info nya gan....
BalasHapusSuksma
Hapus